Kamis, 10 Oktober 2013

Deskripsi singkat JAVA



A.    Sejarah JAVA


      Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, dan James Gosling, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
      Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).
      Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
      Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
      Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
      Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.
      Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
      Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).

B.     Pengertian JAVA
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.

C.    Kelebihan dan Kekurangan JAVA

a.      Kelebihan JAVA

1.      Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebabnya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.

2.      OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek)

3.      Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.

4.      Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.

5.      Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).

b.      Kekurangan JAVA

1.      Tulis sekali, jalankan di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.

2.      Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.

3.      Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

D.    Karakteristik Pemrograman JAVA

1.   Simple (Sederhana).
Java merupakan bahasa pemrograman paling populer saat ini. Sintak bahasa pemrograman Java mirip dengan bahasa pemrograman C++. Bahasa pemrograman Java memang berasal dari bahasa pemrograman C++ yang terlebih dahulu telah mengalami penyederhanaan dan peningkatan. Banyak fitur (feature) bahasa pemrograman C++ yang jarang digunakan dan kurang menguntungkan dihilangkan. Sebagai contoh, bahasa Java tidak mendukung turunan berlapis (multiple inheritance), union dan tipe data pointer.
2.   Object-oriented (Berorientasi obyek).
Bahasa pemrograman berorientasi obyek memandang segala sesuatu yang ada di dunia ini sebagai obyek. Sebagai contoh, lingkaran, orang, meja dan piutang dapat dipandang sebagai obyek di Java. Bahasa pemrograman berorientasi obyek akan menitikberatkan pada pembuatan obyek, pemanipulasian obyek serta memastikan bahwa obyek yang satu dengan yang lain dapat bekerja bersama. Setiap obyek mempunyai data (attribute atau property) dan operasi atau metoda (method) yang digunakan untuk memanipulasi data. Programer dapat membuat obyek dimana metoda merupakan satu-satunya cara untuk memanipulasi data.
3.   Distributed (Terdistribusi).
Terdistribusi melibatkan beberapa komputer untuk dapat bekerja bersama-sama dalam suatu jaringan (network). Secara khusus, bahasa pemrograman Java telah didesain untuk bekerja dalam lingkungan jaringan. Java mempunyai pustaka kelas (Java class library) yang besar untuk berkomunikasi menggunakan protokol TCP/IP termasuk HTTP dan FTP.
4.   Robust (Kuat).
Java memberikan banyak tekanan pada pengecekan awal terhadap kemungkinan kesalahan (error). Kompiler Java dapat mendeteksi lebih dini kesalahan yang mungkin muncul pada waktu program Java dijalankan (execution time). Dalam menulis sebuah program, programer juga dituntut untuk bisa menangani exception yaitu kesalahan yang muncul saat program dijalankan, sehingga program Java tetap dapat berjalan pada eksekusi normal.


5.   Architecture-Neutral (Tidak bergantung pada platform tertentu).
Kode sumber Java (Java source code) yang sudah dirubah ke dalam bytecode Java dapat dijalankan dengan menggunakan interpreter. Keistimewaan ini menjadikan Java tidak bergantung pada platform (platform-independent). Dengan Java Virtual Machine (JVM), Anda hanya menulis program sekali dan dapat menjalankan pada platform berbeda seperti sistem operasi Microsoft Windows, OS/2, Macintosh, UNIX dan IBM AS/400.
6.   Dynamic (Dinamis).
Tidak seperti bahasa pemrograman berorientasi objek C++ yang memerlukan kompilasi ulang secara menyeluruh bila kelas di atasnya (parent class) mengalami perubahan, Java menggunakan metode interfes (interface) untuk menghilangkan ketergantungan ini, sehingga kelas di bawahnya (child class) atau obyek klien (client object) tidak akan terpengaruh pada perubahan tersebut.

E.     Aturan dan Hasil Pemrograman JAVA

     Aturan penulisan program di Java, Java adalah turunan dari C, sehingga Java memiliki sifat C yaitu Case sensitive, yaitu membedakan antara huruf besar dan kecil dalam sebuah file program di Java, hanya diijinkan memiliki 1 buah class yang bersifat public.
Dalam sebuah file program Java, hanya ada satu method main(method yang pertama kali dibaca oleh interpreter Java).

Nama sebuah file program Java harus sama dengan nama class yang memiliki method main() di dalam tubuhnya. Perhatikan bahwa tulisan nama file dengan nama class (huruf besar maupun kecilnya) haruslah persis sama.


Pada contoh program akan ditampilkan tulisan Welcome
//Nama File Welcome.java
class Welcome
{
public static void main(String args[])
{
System.out.println(“Welcome”);
}
}

Langkah selanjutnya :

1.Simpan dengan nama: Welcome.java
2.compile Welcome.java : javac Welcome.java
3.hasilnya akan menghasilkan : Welcome.class
4.jalankan Welcome.class: java Welcome.class atau java Welcome
5.akan keluar hasil :

" Welcome " (Tanpa Tanda Petik)

Programming Tips :

Dalam penulisan bahasa program, disarankan :

1. Huruf depan dari sebuah class atau method menggunakan huruf besar.

2. Menulis Komentar pada sebuah class atau method untuk memudahkan debug (pencarian kesalahan). Serta mempermudah orang lain membaca program kita.

Dalam dunia nyata, programmer bekerja secara team, jadi di usahakan partner team mengerti apa yang anda buat dengan memberikan komentar pada setiap script yang anda tulis.

3. Membuat indentasi (jarak antara induk perintah dan anak perintah). Identasi sebisa mungkin dibuat standard, semisal pada contoh diatas, jarak antara tulisan class Welcome sebagai induk perintah dengan tulisan public sebagai anak perintah adalah 5 spasi. Sekali lagi, ini untuk mempermudah dalam pemahaman program.

Input Program

public class belajarjava { // simpan file Java dengan nama belajarjava.java
public static void main ( String [] args ) {
System.out.println (“Selamat Belajar Java “); // menampilkan output ke layar
}
}//Tutup

Hasil OutPut
     " Selamat Belajar Java " (Tanpa Tanda Petik)


F.     Contoh Program JAVA

Berikut contoh program java kalkulator sederhana

import java.util.*;
public class kalkulator
{
    // method operasi kali
 public int kali(int a, int b){
  int c= a*b;
  return c;
 }

 // method operasi bagi
 public float bagi(float a, float b){
  float c= a/b;
  return c;
 }

    //method operasi pangkat
    public int pangkat(int a, int b){
         int c=(int) Math.pow(a,b);
         return c;
    }
 

    // method untuk input angka  
    public int inputAngka(){
  String a;
  int a2=0;
  try {
    Scanner sc = new Scanner(System.in);
   a=sc.nextLine();
   a2=Integer.parseInt(a);
  }
  catch (InputMismatchException e) {
    System.err.println("Error: " + e);
  }
  return a2;
 }
 // method pemilihan menu dan pemanggilan method2 sesuai pilihan
 public void pilihmenu(int pil){
  int a=0;
  int b=0;
  float c=0;

  switch(pil){
   case 1 :
    try
            {
                Scanner scan=new Scanner(System.in);
                int array[]= new int [10];
                int awal=0, tot;
                for(int i=0;i<100;i++)
                {
                    System.out.println("Masukkan angka ke-"+(i+1));
                    array[i]=scan.nextInt();
             
                    tot=awal+array[i];
                    awal=tot;
                    if(tot==-1 || i==9)
                    {
                        System.out.println("Total   =   "+tot);
                        break;
                    }
                    else if(tot>9999 || tot<-9999)
                    {
                        throw new IllegalArgumentException();
                    }
                }
            }
            catch (InputMismatchException err)
            {
                System.err.println("ERORR INPUT");
            }
            catch (IllegalArgumentException err)
            {
                System.err.println("ERROR, jumlah digit tidak boleh lebih dari 5");
            }
   break;
   case 2:
    try
    {
       System.out.println("[Perkalian]");
                    System.out.print("angka 1: ");
                    a=this.inputAngka();
                    System.out.print("angka 2: ");
                    b=this.inputAngka();

                    c=this.kali(a,b);
                    System.out.println("------------ *");
                    System.out.println("hasil  : "+c);
                    System.out.println();
                    if (c<-9999 || c>9999)
                    {
                        throw new IllegalArgumentException();
                    }
                }
                catch (NumberFormatException err)
                {
                    System.err.println("Bukan Angka");
                }
                catch (IllegalArgumentException err)
                {
                    System.err.println("ERROR, jumlah digit tidak boleh lebih dari 5");
                }
   break;
   case 3 :
    try
    {
       System.out.println("[Pembagian]");
       System.out.print("angka 1: ");
       a=this.inputAngka();
       System.out.print("angka 2: ");
       b=this.inputAngka();
       c=this.bagi(a,b);
       System.out.println("------------ /");
       System.out.println("hasil  : "+c);
       System.out.println();
       if (c<-9999 || c>9999)
       {
           throw new IllegalArgumentException();
       }
    }
    catch (ArithmeticException err)
    {
       System.err.println("ERROR");
    }
    catch (NumberFormatException err)
    {
       System.err.println("Bukan Angka");
    }
    catch (IllegalArgumentException err)
    {
       System.err.println("ERROR, jumlah digit tidak boleh lebih dari 5");
       break;
    }
                             
   break;
   case 4:
    try
    {
       System.out.println("[Pangkat]");
       System.out.print("angka 1: ");
       a=this.inputAngka();
       System.out.print("angka 2: ");
       b=this.inputAngka();
       c=this.pangkat(a,b);
       System.out.println("------------ /");
       System.out.println("hasil  : "+c);
       if (c<-9999 || c>9999)
       {
           throw new IllegalArgumentException();
       }
    }
    catch (NumberFormatException err)
    {
       System.err.println("Bukan Angka");
    }
    catch (IllegalArgumentException err)
    {
       System.err.println("ERROR, jumlah digit tidak boleh lebih dari 5");
       break;
    }
   
   break;
   case 5:
   System.out.println();
   System.out.println("Anda Keluar");
   break;

   default:
    System.out.println("-----------");
    System.out.println("Salah Pilih");
    System.out.println("-----------");
  }
 }
 public static void main(String[] args)
 {
  int pil;
  kalkulator kal= new kalkulator();

  do {
   System.out.println();
   System.out.println("------------------");
   System.out.println("MENU:");
   System.out.println("1    Penjumlahan");
   System.out.println("2    Perkalian");
   System.out.println("3    Pembagian");
   System.out.println("4    Pemangkatan");
   System.out.println("5    Keluar");
   System.out.println("------------------");

   System.out.print("Masukkan Pilihan : ");
   pil=kal.inputAngka();
   kal.pilihmenu(pil);

  } while (pil!=5);
 }
}